Pergi Sendirian? Hindari 3 Pembuka #Obrolan Ini dalam #Pesawat

loading...
loading...
loading...

Pergi Sendirian? Hindari 3 Pembuka #Obrolan Ini dalam #Pesawat
Gambar : pixabay.com
Obrolan

Sebelum ke dalam pesawat, mohon bersabar ya karena saya ingin membuka tulisan ini dengan sedikit mengulas tentang obrolan. Iya, khususnya obrolan di dalam pesawat.

Baik! Dalam hidup ini tidak terlepas dari pembicaraan. Apakah pembicaraan serius atau hanya sekedar pembicaraan ringan yang sering disebut dengan obrolan atau percakapan santai. Dan obrolan ini tetap menghiasi selama jantung masih berdenyut. Hal ini karena memang manusia makhluk sosial yang suka berinteraksi satu sama lain (hablum minannas) dan mencari sahabat sebanyak-banyaknya.



"Manusia makhluk sosial yang suka berkata-kata dan saling berinteraksi"
Karena manusia hidupnya sangat mobile, obrolan pun bisa terjadi dimana saja. Bayangkan dalam keseharian hidup anda, anda tidak dapat menghindari dari bertemu orang-orang dimana pun anda berada. Kecuali anda ingin menjauhkan diri atau bersemadi ke gua laba-laba hendak mencari wangsit agar banyak laba hahaaa…

 Wisata malam hari

Sejak anda membuka mata kala pagi hari, anda langsung bertemu dengan orang-orang yang ada di sekeliling anda, istri, suami, putra-putri, mertua, dan orang-orang tercinta lainnya di keluarga anda. Dan setiap pertemuan itu pasti ada obrolan. 

Lalu dimana lagi anda akan bertemu dengan keramaian? Di kantor, sekolah, kampus, tempat meeting, mal, kolam renang, bus, di bandara, di pesawat, kebun binatang, pantai, acara pernikahan, pesta perkawinan, perayaan ulang tahun, dan di sejumlah tempat lain yang anda  pasti ada di salah satu tempat seperti itu. Saya yakin di situ anda pasti berjumpa dengan orang-orang yang belum anda kenal dengan baik, bahkan mungkin anda tidak mengenalnya sama sekali. Namun, semua tempat itu berpotensi untuk membuka obrolan. 

Gambar : commons.wikimedia.org

Sebagai contoh kecil, ketika Anda menghadiri undangan pesta perkawinan teman anda. Di sana berjumpa dengan ratusan sampai ribuan orang. Diantaranya tentu ada sedikit yang sudah familiar wajahnya dengan Anda, tapi begitu banyak yang belum atau tidak Anda kenal. Tentu di sana Anda tidak mau kesepian, bukan? Akan sangat senang jika ada partner untuk mengobrol. Karena itu, tidak mengherankan jika di sebuah pesta tampak berbagai macam kesibukan manusia. Ada yang memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai dan ada juga di sudut sana yang asyik mengobrol saat berkumpul dengan sejumlah tamu undangan.
Seperti itulah suasana selama di tempat pesta. Sekali lagi, saya haqqul yakin, anda tidak mau diam saja dan pasti tidak menyenangkan tanpa ada percakapan sepatah atau dua kata Anda pasti ingin mengobrol dengan berbagai topik obrolan.  Apalagi Anda dikelilingi oleh sejumlah undangan,  anda akan melihat  ibu-ibu yang anggun, tante, om,  bapak-bapak, sampai gadis-gadis yang cantik dan pemuda tampan rupawan. Anda akan “dikepung” oleh mereka-mereka yang berasal dari berbagai profesi, seperti, dokter, guru, dosen, artis, pengusaha, ustaz, dan lain-lain.



Dalam Pesawat

Nah ini dia yang ingin kita katakan, apa? Dalam pesawat pun terjadi obrolan karena berjumpa dengan banyak orang. Tapi, hati-hati lho. Jangan sampai sebuah travelling dapat menyebalkan orang lain hanya karena pembuka obrolan yang salah alias tidak etis dari sisi komunikasi.

 
Pergi Sendirian? Hindari 3 Pembuka #Obrolan Ini dalam #Pesawat
Gambar : pixabay.com


Sekali lagi, bepergian dengan pesawat udara, selain cepat sampai dan menikmati keindahan Bumi melalui udara, ternyata di dalam pesawat pun kita bertemu dengan banyak orang. Orang-orang baru yang sama sekali belum kita kenal dan  mungkin duduk di samping kita. Apakah cewek cakep atau pria tampan. Dan mungkin juga duduk berdekatan dengan pengusaha atau pejabat di dalam cabin pesawat. Oh ini kesempatan “mutiara” yang harus dipergunakan.

 Tips

Di sinilah obrolan ringan kemungkinan besar akan terjadi. Tujuannya bisa bermacam alasan. Untuk mengalihkan rasa takut naik pesawat, agar tidak kesepian karena kesendirian dalam perjalanan. Atau anda ingin membangun obrolan hanya sekedar berkenalan saja hingga waktu perjalanan pun tak terasa lama.  Bahkan, boleh jadi anda tertarik dengan seseorang ingin mengenalnya lebih jauh sampai luar dalam.

Tetapi, hati-hati dalam memulai obrolan dengan orang-orang yang baru saja anda kenal. Jika anda tidak pintar menarik pelatuk (membuka) obrolan, maka anda akan menjadi pembunuh obrolan itu sendiri. Akhirnya, obrolan mati dan suasana menjadi hening tiada kata-kata yang berarti. Dan anda gagal membangun pertemanan dalam pertemuan yang singkat seperti itu.

Oleh karena itu, supaya tidak membunuh obrolan, anda perlu menghindari  3 pembuka obrolan ini dan sebaiknya anda buang jauh-jauh. Masaa baru mulai mengobrol langsung dengan kata-kata 'nggak sedap.  Ini dia,  3 hal di bawah ini berpeluang membunuh obrolan anda, yaitu :

1. Anda mirip sekali dengan……..

Dalam membuka obrolan saat pertama sekali bertemu, umumnya orang-orang tidak suka jika langsung dikatakan bahwa ia mirip dengan seseorang. Siapapun ingin menjadi diri sendiri, baik dari wajah maupun karakternya. Untung-untung anda mengatakan mirip dengan seseorang yang wajahnya cantik/tampan, menarik, dan karakter baik. Tapi,  ini pun belum semuanya dapat menerimanya karena orang yang anda ingin mengobrol mungkin lebih cantik/tampan dan berkarakter para aulia. 

Yang lebih parah jika anda mengatakan seseorang itu mirip dengan wajah yang banyak orang tidak menyukaianya dan ia tau siapa yang anda maksud (meski anda jujur dan tidak bermaksud apa-apa mengatakannya). Jika obrolan seperti ini terjadi, bersiap-siaplah anda akan mengobrol sendiri karena ia tidak senang kepada anda.

2. Apakah anda sudah kawin?

Jangan membuka obrolan dengan pertanyaan seperti ini, "apakah anda sudah kawin" Kenapa? Karena cara memulai obrolan dengan pertanyaan seperti itu adalah hal yang tidak tepat anda tujukan kepada lawan obrol yang baru anda kenal. Bahkan, orang yang sudah kita kenal pun tidak menyukaianya jika selalu diulang-ulang dengan pertanyaan “kamu kapan menikah?” 

Umumnya cewek sangat sensitif dengan pertanyaan seperti itu. Bertanya seperti ini sudah terlalu personal/pribadi. Dan jika orang bule/barat mendengar pertanyaan ini, mereka akan jawab, “It’s not your business.” Bukan urusan Anda, kurang lebih seperti itu responnya. Akhirnya, “tewaslah” sebuah obrolan yang sedang dibangun.

3.  Anak-anak kemana, 'nggak ikut? Atau anak anda berapa?

Sering orang secara spontan bertanya, "Anak-anak 'nggak ikut?" Apakah anda tau mereka sudah menikah dan memiliki anak sehingga bertanya demikian? Walau hanya sekedar basa-basi, awas!!! Ini juga domain pribadi. Berhati-hatillah karena kebanyakan orang cepat tersentuh perasaan dan mungkin tersinggung bila  mengawali obrolan dengan pertanyaan tersebut. 

"Jadi kemiripan seseorang, perkawinan, dan anak-anak merupakan domain personal yang harus sangat hati-hati saat anda membuka obrolan dengan orang yang baru saja ingin Anda kenal atau berkenalan"

Orang-orang dewasa akan merasa sangat minder, malu, dan sebagainya jika belum punya anak padahal usianya dan usia perkawinan mereka sudah tidak muda lagi.Mereka merasa kurang beruntung dalam hidup walau sudah melakukan pemeriksaan dan treatment medis. Mungkin hampir tidak ada orang yang melakukan perkawinan tidak menginginkan punya anak. Oleh karena itu, menurut saya, pertanyaan seperti ini sensitif dan membunuh obrolan.


 Tips


Itulah 3 hal yang menurut pandangan saya berpeluang besar membunuh obrolan. Bukankah hidup kita ini ingin mencari teman sebanyak-banyaknya? Ada adagium kira-kira seperti ini, “1 orang musuh terlalu banyak dan 1000 orang kawan terlalu sedikit.” 

Mau banyak sahabat, kan? Sebab itu, awal terjalin pertemanan dimulai dengan obrolan yang tepat dan memikat. Manfaatkan waktu singkat dalam perjalanan Anda untuk menambah teman. Atau paling kurang, tidaklah menambah jumlah orang yang tidak menyukai Anda. Selanjutnya, kenangan manis dan menyenangkan dalam obrolan yang singkat di atsmosfir sana,  terserah Anda. Mau dibawa kemana….



Note :
Artikel ini secara original pertama sekali saya publikasi di Kompasiana pada tanggal 25 Pebruari 2016, "3 Hal ini Membunuh Obrolan Anda."
loading...

RECOMMENDED CONTENT

loading...

MENARIK LAINNYA SPONSORED CONTENTS

loading...

POSTINGAN POPULAR BLOG INI

2 Cara Mudah Mengajukan #Cancel dan #Refund #Tiket Pesawat

Prosedur Merubah Jadwal/Reschedule Tiket Pesawat yang Tidak Berbelit-Belit

Mengintip Cara #Travel #Booking #Tiket Pesawat

Lezatnya #Pisang Bakar KONG'KOW Pasca #Matahari Tenggelam Di #Pantai Ulee Lheu